TUMULIS.COM, Manado – Gemuruh semangat membakar atmosfer Stadion Klabat, Manado, pada Senin (9/2/2026). Di bawah langit Sulawesi Utara, sebanyak 113 atlet panahan terbaik dari 21 daerah di Indonesia berkumpul untuk memperebutkan takhta juara dalam ajang bergengsi Kejuaraan Nasional Panahan Sulut Open Gebernur Cup 2026.
Ajang ini bukan sekadar kompetisi biasa. Digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Merah Putih (14 Februari), kejuaraan ini menjadi simbol perpaduan antara sportivitas tinggi dan rasa nasionalisme yang mendalam.
Perhelatan resmi dimulai saat Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, SE melepaskan anak panah pertama ke arah sasaran, didampingi oleh Ketua TP-PKK Sulut, Ibu Anik Yulius Selvanus, dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay. Momen ini menandai dibukanya ruang bagi para atlet untuk membuktikan ketangguhan mereka.
Dalam sambutannya yang inspiratif, Gubernur Yulius menekankan bahwa kesuksesan tidak mengenal batasan usia.
”Di usia saya yang sudah senior, saya masih ingin berprestasi. Apalagi kalian yang masih muda. Manfaatkan masa emas ini dengan latihan, disiplin, dan fokus,” tegas Gubernur di hadapan ratusan atlet yang antusias.
Misi Besar: Menuju Pentas Dunia
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk menjadikan ajang ini sebagai batu loncatan bagi atlet lokal maupun nasional.
Gubernur menyampaikan bahwa kerja keras dan konsistensi adalah harga mati untuk meraih mimpi.
”Kami ingin mendorong atlet Sulut hingga ke pentas nasional dan internasional. Hari ini, Sulawesi Utara menyiapkan ruang kehormatan bagi kalian semua,” tambahnya.
Kejuaraan yang berlangsung hingga 14 Februari ini mempertandingkan tujuh divisi putra dan putri. Selain gengsi dan medali, panitia telah menyiapkan apresiasi nyata bagi para pemenang:
Total Uang Pembinaan: Rp150 Juta.
Penghargaan: Medali eksklusif dan piagam resmi.
Misi Tambahan: Wadah seleksi atlet potensial untuk memperkuat tim nasional di masa depan.
Ramond, perwakilan panitia penyelenggara, menambahkan bahwa selain mengejar juara, turnamen ini diharapkan menjadi jembatan silaturahmi antar-daerah. “Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga mempererat persaudaraan dan meneguhkan semangat Merah Putih,” pungkasnya.
Dengan dukungan penuh pemerintah dan antusiasme peserta yang luar biasa, Sulut Open Gubernur Cup 2026 diprediksi akan melahirkan legenda-legenda baru di dunia panahan Indonesia.(Ms)

Tinggalkan Balasan