​TUMULIS.COM, Manado -Teka-teki mengenai siapa yang akan menakhodai birokrasi di Bumi Nyiur Melambai mulai menemui titik terang. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi merilis sembilan nama pejabat eselon II yang masuk dalam bursa calon Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut.

​Persaingan ini diprediksi akan berlangsung sengit namun sehat. Kesembilan kandidat yang muncul ke permukaan merupakan figur-figur berpengalaman yang telah teruji lewat rekam jejak panjang di berbagai instansi pemerintahan.

​Berbeda dengan pola penunjukan konvensional, proses seleksi kali ini mengedepankan Sistim Medejemen Talenta. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa siapa pun yang terpilih nantinya bukan sekadar memenuhi syarat administratif, melainkan benar-benar memiliki kapasitas manajerial yang mumpuni.

​Pemprov Sulut menegaskan bahwa seleksi ini berpijak pada tiga pilar utama:
​Evaluasi mendalam terhadap capaian selama menjabat di posisi sebelumnya.
​Kedalaman pemahaman teknis dan kecakapan dalam memimpin organisasi besar.
​Visi strategis dalam mengawal program-program pembangunan jangka panjang daerah.

​Nama-nama berikut merupakan kombinasi antara birokrat senior dan wajah-wajah enerjik yang telah matang di lingkungan Pemprov Sulut maupun Kabupaten/Kota:

Tahlis Gallang

Jemmy Kumendong

​Fransiscus Manumpil

​Clay Dondokambey

Femmy Saluh

​Tienneke Adam

​Rahel Rotinsulu

​Syaloom Korompis

​Reinier Dondokambey

​Posisi Sekdaprov memiliki peran vital sebagai “dirigen” birokrasi. Jabatan ini bertanggung jawab menyinkronkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar setiap kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur dapat tereksekusi dengan cepat dan tepat sasaran.

​”Kami menginginkan figur yang tidak hanya cerdas secara administratif, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan responsif terhadap keluhan masyarakat,” ujar pihak Pemerintah Provinsi dalam pernyataan resminya.

​Dengan transparansi yang ditunjukkan melalui sistem merit ini, masyarakat Sulawesi Utara menaruh harapan besar. Publik menanti sosok Sekretaris Daerah yang mampu membawa perubahan nyata, mempercepat transformasi digital birokrasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tantangan global.

​Saat ini, proses seleksi telah memasuki fase krusial. Pengumuman nama terpilih diperkirakan akan disampaikan dalam waktu dekat, menandai babak baru bagi kepemimpinan birokrasi di Sulawesi Utara.(Ms)