TUMULIS.COM MANADO — Direktur Politeknik Negeri Manado, Mareyke Alelo menegaskan larangan keras bagi mahasiswa untuk menggunakan maupun mengisap vape, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.
Penegasan tersebut disampaikan saat kegiatan kerja sama Polimdo bersama Coding Bee Academy terkait pembekalan penggunaan AI bagi mahasiswa.
Dalam arahannya, Mareyke menilai kesehatan menjadi hal utama yang harus dijaga mahasiswa demi masa depan mereka.
“Semua ini sudah dipersiapkan dengan baik, tetapi tidak ada artinya kalau paru-paru sudah rusak dan sakit-sakitan,” ujarnya.
Ia mengatakan mahasiswa yang kedapatan menggunakan vape akan dikenakan sanksi serius dari pihak kampus. Bahkan, apabila terdapat unggahan di media sosial yang memperlihatkan mahasiswa sedang mengisap vape, hal itu tetap akan menjadi perhatian pihak kampus.
“Untuk apa belajar keras kalau akhirnya sakit-sakitan dan tidak berguna bagi keluarga,” tegas Mareyke.
Menurutnya, Polimdo terus berupaya membentuk mahasiswa yang siap menghadapi dunia kerja tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga kesehatan fisik, mental, dan spiritual.
Dalam kesempatan itu, Mareyke turut menyampaikan apresiasi kepada Fathmayayuta S dan Benareli Evan Wirasetya yang telah membantu mahasiswa mengenal teknologi AI secara baik dan benar.
“Kami berterima kasih karena hari ini mahasiswa bisa mendapatkan pemahaman tentang AI dengan baik dan benar,” pungkasnya.(*Mecky).

Tinggalkan Balasan