TUMULIS.COM MANADO – Direktur Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Dra. Maryke Alelo, MBA, menegaskan bahwa tantangan terbesar bagi mahasiswa dalam memasuki dunia kerja bukan hanya persaingan dengan orang lain, tetapi juga kemampuan mengalahkan diri sendiri.
Hal tersebut disampaikan Maryke saat memberikan sambutan pada kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polimdo dan PT World Innovative Telecommunications (OPPO Indonesia) di Auditorium Polimdo, Jumat (13/3/2026).
Dalam arahannya, Maryke menekankan pentingnya pembentukan karakter dan mentalitas yang kuat bagi mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia profesional.
“Musuh terbesar adalah diri sendiri. Kita harus mampu mengalahkan kemalasan, emosi, dan egoisme agar bisa berdiri di kaki sendiri,” tegasnya.
Ia juga menyoroti adanya kesenjangan kompetensi yang kerap terjadi di dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan tinggi sering kali kaya konsep namun minim praktik, sementara pendidikan menengah terkadang belum memenuhi standar industri.
Karena itu, Polimdo sebagai institusi pendidikan vokasi hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut dengan pendekatan yang lebih aplikatif dan dekat dengan dunia industri.
“Polimdo dibangun agar mahasiswa yang menempuh pendidikan di sini benar-benar mengetahui dan mengenal industri tempat mereka akan bekerja nantinya,” ujar Maryke.
Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan industri merupakan bagian penting dalam memastikan arah pendidikan mahasiswa sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
“Polimdo harus bekerja sama dengan industri agar mahasiswa tahu ke mana arah pendidikan mereka. Singkatnya, Polimdo ada karena harus memenuhi kebutuhan industri,” pungkasnya.(Mecky Tania).

Tinggalkan Balasan