​TUMULIS.COM , Manado – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dijadwalkan menggelar Rapat Paripurna krusial pada awal pekan ini. Agenda utama pertemuan tingkat tinggi ini adalah pengambilan keputusan terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diprediksi akan membawa dampak signifikan bagi tata kelola bencana dan penguatan ekonomi daerah.

​Dua regulasi yang menjadi sorotan utama adalah:
​Pengesahan Ranperda Penanggulangan Bencana dipandang sebagai langkah progresif untuk memperkuat kesiapsiagaan Sulut dalam menghadapi potensi bencana alam. Aturan ini diharapkan menjadi payung hukum yang lebih komprehensif bagi koordinasi lintas sektor dalam perlindungan masyarakat.

​Di sisi lain, perubahan status PD Pembangunan menjadi Perumda merupakan langkah modernisasi BUMD. Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme manajemen perusahaan milik daerah agar lebih kompetitif dan berkontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​Selain pengambilan keputusan oleh para anggota legislator, rapat paripurna ini juga akan mendengarkan Pendapat Akhir Gubernur Sulawesi Utara.

Tahapan ini merupakan prosedur final untuk memastikan keselarasan pandangan antara pihak eksekutif dan legislatif sebelum regulasi tersebut resmi diundangkan.

​Dan ​sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, Sekretariat DPRD Sulut secara resmi turut mengundang awak media untuk meliput langsung jalannya persidangan. Kehadiran pers diharapkan dapat menjadi jembatan informasi agar publik mengetahui substansi dari aturan-aturan baru yang akan mengikat mereka.(Mars).