TUMULIS.COM MANADO — Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado (Polimdo), David Pustin Oliver, mengaku bangga setelah terpilih mengikuti The 4th International Student Leaders Meeting on Sustainability (ISLMS) yang akan digelar di Taiwan pada 14–17 Juli 2026.

https://polimdo.ac.id/mahasiswa-polimdo-terpilih-ikuti-forum-kepemimpinan-global-berkelanjutan-di-taiwan/

Kegiatan internasional yang diselenggarakan oleh UI GreenMetric bersama National Pingtung University of Science and Technology (NPUST) Taiwan tersebut akan diikuti sekitar 50 mahasiswa dari berbagai negara.

David yang saat ini duduk di semester enam dengan fokus bidang Konstruksi Bangunan Gedung (KBG) menjelaskan, forum tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara seperti Afrika, Filipina, Venezuela, Malaysia, dan Indonesia untuk membahas isu keberlanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Menurut David, Kamis (6/5/2026), dari 17 poin SDGs dirinya tertarik pada poin ketujuh terkait energi bersih dan terjangkau. Ketertarikan tersebut juga sejalan dengan penelitian yang sementara dikembangkannya melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

“Saya membahas energi terbarukan yang dikombinasikan dengan beton pracetak, di mana beton pracetak dikombinasikan dengan energi panel surya,” katanya.

David mengaku tidak menyangka bisa lolos dalam forum internasional bergengsi tersebut, terlebih peserta dari Indonesia berasal dari sejumlah perguruan tinggi ternama seperti President University, Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan kampus-kampus besar lainnya.

“Tentunya saya bangga karena bisa dibilang sederajat dengan mereka,” ungkapnya.

Sebelumnya, David juga pernah tampil sebagai presenter dalam ajang internasional APEC 2021 saat Polimdo menjadi tuan rumah dengan mempresentasikan konsep Green Campus Politeknik Negeri Manado.

Keikutsertaan David dinilai menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi dari Sulawesi Utara mampu bersaing di tingkat global sekaligus membawa nama Polimdo dalam jejaring internasional di bidang keberlanjutan dan lingkungan.

Forum ISLMS 2026 sendiri menjadi wadah bagi mahasiswa dunia untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan mencari solusi nyata terkait isu keberlanjutan global. (*Mecky).