TUMULIS.COM,​Airmadidi Minut – Tepat satu tahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025, kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung (JG-KWL) di Kabupaten Minahasa Utara menunjukkan tren positif yang solid. Memasuki periode kedua (2025–2030), pasangan ini berhasil membuktikan bahwa keberlanjutan adalah kunci stabilitas pembangunan.

​Wajah fisik Minahasa Utara kini berubah Mal Pelayanan Publik (MPP) yang megah menjadi simbol transformasi birokrasi modern yang terintegrasi. Tidak hanya soal gedung, MPP ini menjadi pusat layanan satu pintu yang memangkas waktu dan biaya bagi masyarakat.

​Di sisi lain, pembangunan Alun-alun Kabupaten yang ramah lingkungan kini menjadi jantung aktivitas sosial. Ruang terbuka hijau ini bukan sekadar estetika, melainkan wadah kolaborasi ekonomi kreatif dan interaksi warga yang semakin humanis.

​Prestasi paling mencolok diraih di kancah nasional. Minahasa Utara berhasil menyabet predikat daerah “Sangat Inovatif” dalam Indeks Inovasi Daerah 2025 dengan skor 65,68.Pencapaian ini kian istimewa karena Minut menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Sulawesi Utara yang mampu menembus kategori tersebut.

​”Capaian ini adalah kewajiban kami sebagai pelayan rakyat. Periode kedua ini bukan sekadar perayaan, melainkan fase pembuktian untuk memperkuat fondasi ekonomi dan sosial,” ujar Bupati Joune Ganda dalam sebuah kesempatan.

​Sektor fundamental tak luput dari perhatian. Berikut adalah beberapa indikator makro yang mencatatkan rapor hijau:
​Cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menembus angka 99%,yang membuahkan penghargaan UHC Award Katagori Madya 2026.
Minut kokoh sebagai tiga beaar pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Utara, sekaligus sukses menjaga tingkat inflasi tetap rendah di tengah fluktuasi harga nasional.
​Penguatan sektor pertanian terus dipacu untuk mendukung posisi Minut sebagai penyangga utama kawasan Manado-Bitung.

​Meski di atas kertas angka-angka menunjukkan keberhasilan, JG-KWL tetap menekankan pentingnya evaluasi kritis. Fokus ke depan tidak hanya pada kuantitas, tetapi pada persepsi kualitas layanan persepsi ,hh di tingkat akar rumput.

​Dengan populasi 231 ribu jiwa, Minahasa Utara kini berada di jalur yang tepat (on the right track) untuk menjadi pusat pertumbuhan baru di Indonesia Timur. Kolaborasi harmonis antara ASN, aparat hukum (Forkopimda), dan masyarakat menjadi modal sosial terkuat dalam mewujudkan visi Minut Hebat 2030.

(Kiki. T)