TUMULIS.COM, Bolmong – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali mempertegas komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan merata. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, SE, menyerahkan secara resmi satu unit ambulans kepada umat Hindu di Desa Adat Kembang Mertha, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Jumat (23/1/2026).
Penyerahan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bolaang Mongondow ini menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat tanpa memandang sekat perbedaan.
Bukan Sekadar Janji, Tapi Bukti Nyata
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap aspirasi warga tidak hanya berhenti di meja diskusi, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata.
“Pemerintah hadir bukan hanya untuk mendengar, tetapi untuk memastikan bahwa harapan dan kebutuhan masyarakat benar-benar terwujud di lapangan,” tegas Gubernur Yulius di
hadapan para tokoh masyarakat.
Ambulans tersebut diterima langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow bersama jajaran pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Desa Adat Kembang Mertha. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mempercepat akses layanan medis darurat, mengingat mobilitas pasien menuju pusat kesehatan sering kali terkendala sarana transportasi yang memadai.
Kesehatan Tanpa Sekat
Langkah ini mendapat apresiasi luas sebagai bentuk penguatan pesan toleransi di Sulawesi Utara.
Pemerintah Provinsi menegaskan bahwa pembangunan kesehatan di Bumi Nyiur Melambung harus bersifat buta warna—tidak mengenal perbedaan wilayah, agama, maupun latar belakang adat.
Dengan hadirnya unit ambulans ini, warga
Desa Adat Kembang Mertha kini memiliki penunjang kesehatan yang siaga 24 jam. Hal ini sejalan dengan visi Gubernur untuk membangun Sulawesi Utara yang lebih sehat, unggul, dan harmonis dalam bingkai keberagaman.(Mars).

Tinggalkan Balasan