Manado, TUMULIS.COM – Merespons isu strategis “Volatilitas Pasar, Data, dan Pascasensus Ekonomi 2026” yang disoroti dalam pelantikan Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Utara, Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menegaskan kesiapannya menghadirkan solusi ekonomi nyata berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Direktur Polimdo, Mareyke Alelo, MBA, menyatakan bahwa data pascasensus menjadi peta navigasi penting untuk membangun resiliensi ekonomi akar rumput.
Mareyke menjelaskan tiga langkah strategis Polimdo, yakni menekan biaya operasional UMKM melalui transisi energi terbarukan seperti rakit wisata bertenaga surya di Malalayang, membangun kemandirian finansial desa melalui revitalisasi ekosistem ekonomi Desa Budo bersama ILO, serta menciptakan pekerjaan layak bernilai jual tinggi lewat sertifikasi diving internasional dan pelatihan tenaga kerja migran.
“Sinergi antara data yang dikawal oleh media dan solusi vokasi berbasis SDGs dari Polimdo adalah kunci agar Sulawesi Utara mampu melewati tantangan volatilitas pasar,” tegas Mareyke. Ia juga mengapresiasi IWO Sulut dan menunjuk Dr. Olivia Moningka sebagai Dewan Kehormatan PW IWO Sulut untuk memperkuat kolaborasi antara pers dan akademisi.
Mec.

Tinggalkan Balasan