Manado, TUMULIS.COM – Politeknik Negeri Manado (Polimdo), khususnya Jurusan Teknik Elektro, terus mendorong mahasiswanya menghasilkan karya inovatif yang langsung bermanfaat bagi mitra di lapangan. Sejumlah hasil skripsi mahasiswa kini tidak hanya berhenti sebagai arsip akademik, tetapi telah diserahkan dan dimanfaatkan oleh berbagai instansi, mulai dari AirNav Indonesia, Balai Benih Ikan Air Tawar, hingga lembaga konservasi lingkungan.
Ketua Jurusan Teknik Elektro Polimdo, Marson Budiman, SST., MT., menjelaskan bahwa fokus tahun ini adalah memastikan setiap tugas akhir menghasilkan solusi nyata. Beberapa produk yang telah diserahkan antara lain perangkat Internet of Things (IoT) untuk pemantauan ruang navigasi AirNav, sistem manajemen kolam ikan berbasis IoT untuk Balai Benih Ikan Minahasa Tenggara, serta sistem informasi pelaporan vektor dan hama padi untuk instansi kesehatan dan pertanian.
Tak hanya itu, mahasiswa juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan melalui Sistem Informasi Manajemen Daur Ulang Sampah untuk Bank Sampah Buha Recycle dan sistem pemantauan terumbu karang di Desa Bahoi, Likupang Barat. “Kami tidak ingin karya mahasiswa hanya menjadi arsip, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan oleh mitra. Ini juga bagian dari upaya mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) dan mendukung akreditasi jurusan,” ungkap Marson. Langkah ini menegaskan pergeseran paradigma skripsi dari sekadar syarat kelulusan menjadi instrumen hilirisasi teknologi yang berdampak luas bagi masyarakat dan industri.
Mec.

Tinggalkan Balasan